Berita Seperti Apa yang Menarik Pembaca

Wartawan terjun dengan motor  bikin sensasi agar dilihat publik.
Setiap hari  saya mengamati berita-berita apa yang menarik dibaca orang.  Sebagai wartawan, saya selalu “menebak” berita mana yang akan laris sehingga bisa menambah oplah media. Saya sering bertanya-tanya mengapa sebuah berita menarik yang lainnya tidak.

Setiap saat  wartawan bertempur dengan media lain untuk menentukan berita mana yang kira-kira akan menggemparkan dan menarik minat pembaca.

Saya mendapatkan  informasi dari kompas.com yang mengumumkan berita-berita yang paling menarik selama 2012.

Saya mencoba menilai, faktor  apa yang membuat berita itu menarik pembaca. Analisis ini bisa menjadi sedikit “pegangan” untuk para pengelola media terutama situs berita online dalam  menentukan berita apa yang layak muat.

Secara umum, ketertarikan terehadap sebuah berita  tidak berdiri sendiri. Pembaca  tertarik dengan sebuah berita, karena ada hubungannya dengan berita lain.

Karena itu sebuah berita akan menarik atau tidak tergantung dari momen lain yang mendukungnya. Sebuah berita yang sama di waktu tertentu menarik, di lain kali bisa saja sudah membosankan.

Media menggunakan  beberapa patokan untuk menilai sebuah berita menarik atau tidak. Beberapa diantaranya adalah faktor ketokohan, kedekatan dengan pembaca, kontroversi, kejadian pertama kali, rekor baru, dramatis (tragedi), kepentingan publik, unik,  dan sebagainya. Dengan menggunakan berbagai faktor daya tarik berita tadi, saya mencoba menganalisis mengapa sebuah berita dimintai orang.

Berita paling menarik 2012 versi kompas.com ada 10 macam, tapi saya hanya akan membahas beberapa saja.

Pertama,  ini yang paling laris, tercatat 285.624 orang membaca berita berjudul
“Jelaskan Duduk Perkara, Rhoma Irama Menangis”.

Ini adalah berita soal Rhoma Irama yang memberi argumentasi soal pernyataannya bahwa umat Islam di Jakarta wajib memilih pemimpin muslim. Berita terkait pecalonan Ahok yang beragama Kristen sebagai wakil gubernur mendampingi Jokowi.

Mengapa berita ini menarik? Saya menilai aspek tokoh Rhoma menjadi salah satu faktor kuat. Penyanyi dangdut ini memang banyak pengikutnya.

Dalam sebuah teori tentang daya tarik pemberitaan, ketokohan sumber berita sangat penting menarik minat pembaca. Semakin terkenal  tokoh itu, semakin banyak yang ingin mengikuti tingkah lakunya.

Aspek kedua soal kontroversi. Ini adalah aspek penting dalam daya tarik pemberitaan. Mengaitkan unsur sensitif soal agama dengan jabatan publik mengundang pro dan konntra. Itulajh sebabnya komentar Rhoma mengundang orang untuk berkomentar.

Kedua,  281.512 orang membaca berita berjudul  “Ini 19 Hari Libur Nasional Tahun 2013”. Faktor yang menarik dari berita ini adalah soal kepentingan pribadi sehari-hari. Soal jadwal libur, terutama bagi pegawai sangat penting.

Jadwal ini bisa dipakai untuk merencanakan tambahan cuti, kegiatan keluarga seperti sunatan, pernikahan dan sebagainya. Jadi wajar kalau berita oni menarik publik.

Ketiga,224.492 orang membaca artikel berjudul “Ini Hasil SNMPTN 2012”.  Faktor kepentingan publik menjadi daya tarik pembaca. Sama halnya soal liburan, hasil ujian tes masuk universitas jelas menarik banyak pembaca. Pengokut tes di atas 5 ratus ribu. Mereka pasti membaca hasil tes.
 
Keempat, 217.657 orang membaca tulisan berjudul “Foto-foto Pramugari Sukhoi Superjet 100”.  Aspek  tragedi menjadi daya tarik dalam pemberitaan. Itu sudah menjadi pakem berita selama ini. Derita manusia dalam bencana, kecelakaan dan sebagainya selalu menarik perhatian. Berita pramugari ini juga mengandung aspek sisi kemanusiaan yang tinggi. 

Aspek misteri jatuhnya shukoi juga menarik pembaca. Disamping juga aspek kedekatan dengan pembaca, karena kecelakaan masih di sekitar Bogordekat Jakartayang menjadi mayoritas pembaca online.

Begitulah beberapa berita lebih menarik minat pembaca karena beberapa alasan. Dengan mengenal faktor-faktor daya tarik berita, pengelola media bisa menentukan berita yang layak muat atau tidak.  Rihad Wiranto
  

happy wheels

Share this post.

PinIt

terima kasih atas komentar Anda