Agenda Rapat Redaksi

Wartawan memotret bule jangkung

Salah satu kegiatan rutin pengelola media adalah rapat redaksi. Untuk media yang terbit harian, rapat redaksi dilaksanakan setiap hari, pagi dan sore plus rapat kecil untuk memantau setiap perubahan peristiwa.

Apa tugas rapat redaksi itu? Rapat redaksi pagi pada  koran harian terutama membahas rencana  berita yang akan diliput. Pada rapat pagi, aspek perencanaan berita paling dominan.

Rapat ini wajib diikuti redaktur yang piket pagi dan terbuka untuk reporter siapa saja yang hendak memberi usulan berita.

Idealnya,  pemimpin redaksi memimpin rapat, diikuti redaktur/ reporter, kepala liputan, ditambah sekretaris redaksi.

Pimpinan rapat akan menampung berbagai  usulan berita yang dinilai menarik untuk diliput. Setiap redaktur mengusulkan calon berita terutama dari desk masing-masing. Tapi tidak menutup kemungkinan redaktur ekonomi boleh mengusulkan berita nasional, seni dan sebagainya. Intinya redaktur boleh mengusulkan berita apa saja.

Selain usulan berita, sumber yang harus dihubungi juga dicatat. Sebagai contoh, jika redaktur nasional mengusulkan vonis pengadilan di KPK, maka sumber berita yang harus dihubungi adalah hakim, jaksa, pengacara, tersangka dan sebagainya.

Selain liputan di lapangan perlu pula ditambahkan sumber lain seperti  pengamat, tanggapan DPR dan sebagainya sesuai kebutuhan.

Kepala pusat liputan akan mencatat sumber berita yang harus dihubungi. Nanti kepala liputan akan membagi tugas kepada reporter untuk meliput di lapangan  dan  mernghubungi sumber lainnya.

Sekretaris redaksi mencatat berbagai data pendukung seperti daftar hadir dan  notulen rapat. Dia mencatat setiap usulan dari redaktur. Data ini untuk mencatat siapa redaktur yang mengusulkan dan jenis usulannya.

Catatan ini berguna untuk penilaian kinerja redaktur. Jika usulan datang dari reporter, maka reporter akan mendapat nilai juga. Cara ini akan mendorong awak redaksi mengusulkan berita yang bagus.

 Biasanya, usulan berita  eksklusif akan mendapat nilai lebih.Catatan kinerja ini akan membantu perusahaan dalam proses penilaian awak media. Siapa yang pantas promosi, mendapat bonus, atau dipindah desk jika kinerja menurun di rubrilk tersebut.

Karena kerja redaksi bersifat cepat, rapat redaksi tak boleh bertele-tele. Semua redaktur harus siap dengan usulan dan bukan datang ke rapat dalam keadaan kepala kosong.
 
Usai rapat kepala liputan akan membagi penugasan secepatnya kepada reporter.

Sekretaris redaksi akan mengatur hal hal khusus. Misalnya reporter yang harus meliput ke luar daerah harus disiapkan akomodasinya seperti tiket, uang perjalanan dinas dan sebagainya.
Kadangkala media memiliki  kepala koresponden yang mengatur penugasan di daerah. Kepala koresponden inilah yang akan membagikan tugas ke daerah yang memiliki perwakilan wartawan.

Pada sore hari, redaksi kembali rapat. Kali ini tugas rapat adalah mengecek bahan- bahan berita. Rapat diikuti oleh pemimpin redaksi, rekdaktur, kepala liputan, dan skretaris redaksi. 
  
Rapat akan mengecek bahan-bahan dari lapangan. Dalam rapat itu pula, pemimpin rapat menentukan calon berita yang akan menjadi andalan setiap halaman. Khusus berita yang paling menarik, maka akan dimuat sebagai berita unggulan di halaman muka.

Pada rapat sore ini, tidak semua halaman dibahas. Yang dibahas terutama halaman muka dan halaman penting lainnya. 

Sebagian halaman biasanya  sudah diisi sejak pagi oleh para redaktur khususnya berita yang bersifat timeless. Berita semacam itu bisa direncanakan sehari sebelumnya.

Setelah rapat pengecekan, para redaktur segera mengisi halaman dengan berita yang sudah disetujui rapat.

Dalam prakteknya, rapat redaksi bisa mendadak dilakukan di luar yang  rutin. Ini terjadi jika terjadi peristiwa istimewa. Semua berita yang semula direncanakan  bisa berubah sesuai keadaan terbaru. Rihad Wiranto

happy wheels

Share this post.

PinIt

terima kasih atas komentar Anda